Merger Bentoel-BAT Indonesia

BAT Akan Beli Saham Odd Lot Bentoel Rp 729

Potensi adanya saham odd lot itu karena penggunaan rasio konversi 1:7,68.

Kamis, 19 November 2009, 11:06 WIB
Arinto Tri Wibowo
British American Tobacco (www.dailynk.com)

VIVAnews - British American Tobacco (2009 PCA) Limited akan membeli saham odd lot (di bawah 500 unit) milik pemegang saham PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) eks pemegang saham PT BAT Indonesia Tbk (BATI).

"Harga pembelian saham odd lot tersebut Rp 729 per unit," kata Sekretaris Perusahaan Bentoel Internasional Investma Satrija Budi Wibawa dalam penjelasan tertulis perseroan yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu 18 November 2009.

Potensi adanya saham odd lot itu karena penggunaan rasio konversi 1:7,68. Artinya setiap satu saham BAT Indonesia akan dikonversi menjadi 7,68 saham Bentoel Internasional Investama.

Sementara itu, saham Bentoel hasil konversi saham BAT Indonesia yang merupakan pecahan (kurang dari satu saham Bentoel) akan dibulatkan menjadi satu saham Bentoel.

BAT (2009 PCA) juga telah menyetujui untuk memberikan sebagian saham miliknya dalam Bentoel, sebagai perusahaan hasil penggabungan, kepada pemegang saham Bentoel eks pemegang saham BAT Indonesia yang sahamnya akan dibulatkan.

Dengan demikian, jumlah saham Bentoel yang dimiliki BAT (2009 PCA) akan berkurang sesuai jumlah saham yang diberikan, sehingga tidak akan terdapat saham pecahan.

Perkiraan jumlah saham odd lot hasil konversi adalah 310.500 unit. Sedangkan perkiraan jumlah saham pecahan yang dibulatkan sebanyak 31 saham dalam perusahaan hasil penggabungan.

Sebelumnya, Bentoel Internasional Investama dan BAT Indonesia telah menandatangani rencana penggabungan yang mengatur syarat-syarat mengenai penggabungan usaha yang telah diajukan kedua pihak.

Terkait rencana tersebut, pemegang saham Bentoel, British American Tobacco (2009 PCA) Limited akan mengambil alih 78,74 persen saham BAT Indonesia milik BAT (Investments) pada harga Rp 4.414 per saham.

Pada Juni 2009, British American Tobacco Group (British American Tobacco) mengakuisisi 85,13 persen saham dari Bentoel dan kemudian melakukan penawaran tender untuk sisa saham publik Bentoel.

Penawaran tender oleh British American Tobacco berhasil diselesaikan pada Agustus 2009 dengan meningkatkan kepemilikan sahamnya di Bentoel hingga menjadi 99,74 persen.

British American Tobacco juga mempunyai saham di BAT Indonesia sekitar 79 persen.

arinto.wibowo@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ