Bisnis
Divestasi Saham Newmont

Antam Pastikan Mundur Beli Saham Newmont

Pemerintah sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Newmont dan tembusan kepada Pemda.

Rabu, 18 November 2009, 13:20 WIB
Heri Susanto, Ferial
Konsentrator Batu Hijau, Sumbawa, milik PT Newmont Nusa Tenggara (Newmont )

VIVAnews- PT Aneka Tambang (Antam) Tbk secara resmi mengundurkan diri untuk ikut membeli saham Newmont Nusa Tenggara (NNT) dalam proses divestasi 2008 dan 2009 sebesar 14 persen.

Direktur Jenderal, Mineral, Batu Bara dan Panas Bumi (Minerbapabum) Bambang Setiawan mengatakan pemerintah sudah mengirimkan surat secara resmi kepada Newmont dan tembusan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) bahwa yang akan membeli saham 14 persen tetap Pemda.

"Saya sudah mengirimkan surat kepada Newmont dengan tembusan kepada Pemda," ujar dia di Kantor Direktorat Jenderal Minerbapabum Jalan Supomo No.10 Jakarta Rabu 18 November 2009.

Menurut dia, alasan Antam Tbk mengurungkan niatnya ikut ambil bagian dalam proses divestasi tersebut masih sama yaitu penawaran Pemda tidak sesuai dengan strategi bisnis perusahaan.

Bambang menjelaskan, dari opsi-opsi yang ditawarkan untuk proses divestasi 2006-2010 yaitu Antam di luar konsorsium membeli 15,5 persen, kedua Antam di dalam konsorsium membeli 37,5 persen dan ketiga Antam di dalam konsorsium membeli 50 persen.

"Kedua belah pihak baik Antam dan Pemda tidak ada kata sepakat dengan opsi-opsi ini," kata dia.

Bambang juga menegaskan, meskipun keputusan Pemda yang mengambil divestasi ini tidak bertentangan dengan arbitrase. Pasalnya tidak ada dikotomi antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

heri.susanto@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial