Bisnis

2010, LPEI Targetkan Pembiayaan Rp 18 Triliun

Angka itu naik tajam dibandingkan prognosa pembiayaan hingga akhir tahun ini.

Selasa, 17 November 2009, 08:41 WIB
Antique, Elly Setyo Rini
Mendag, Mari Elka Pangestu (ANTARA/Reuters-Daniel Munoz)

VIVAnews - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menargetkan kucuran fasilitas pembiayaan ekspor impor sebesar Rp 18 triliun pada  2010.

Angka itu naik tajam dibandingkan prognosa pembiayaan hingga akhir tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp 11 triliun.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menuturkan, Dewan Direktur LPEI telah menyampaikan Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) 2010 dan Rencana Jangka Panjang (RJP) 2010-2014 kepada Menteri Keuangan.

"RKAT 2010 dan RJP 2010-2014 akan dibahas lebih lanjut pada Pra-RUPS dan RUPS pada Desember 2009," kata Mari saat rapat kerja dengan Komisi Perdagangan dan Perindustrian DPR RI, Jakarta, Senin malam, 16 November 2009.

Dalam RJP 2010-2014 tersebut ditargetkan, hingga akhir 2014 akan dikucurkan fasilitas pembiayaan ekspor impor sebesar Rp 36 triliun.

LPEI telah diresmikan operasionalnya oleh Menteri Keuangan RI pada tanggal 1 September 2009.

Selain itu, dalam RKAT 2010 dan RJP 2010-2014 juga disebutkan prognosa total aset pada akhir 2009 mencapai Rp 12,7 triliun. Ditargetkan akan meningkat menjadi Rp 20 triliun pada akhir 2010 dan Rp 41 triliun pada akhir 2014.

Mari menuturkan, dalam memperkuat kinerja ekspor nasional, LPEI membagi outcome yang akan dicapai dalam tiga periode, yakni quick wins (2010-2011), short term gains (2012-2013), dan medium term gains (2013-2014).

Pada April 2010, LPEI akan menerbitkan daftar 1.000 eksportir utama Indonesia sebagai bagian dari daftar 5.000 eksportir.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial