Bisnis
Program 100 Hari Menperin Baru

Listrik Tak Beres, Darwin Harus Dipecat

Dalam 100 hari Departemen ESDM harus tegas mengatur regulasi tentang alokasi jaminan DMO.

Senin, 16 November 2009, 08:51 WIB
Antique, Ferial
Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh dan Dirut PLN Fahmi Mochtar (ANTARA/Ujang Zaelani)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta memberhentikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh jika dalam 100 hari tidak bisa mengatasi persoalan defisit listrik yang belakangan ini terjadi.

Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menuturkan, terjadinya defisit pasokan listrik ini terjadi karena Departemen ESDM sebagai departemen teknis seolah membiarkan listrik mati.

"Sepertinya indutri listrik dibiarkan mati. Menterinya bisa dituntut," ujar dia dalam Diskusi bertajuk Ruwetnya Urus Listrik di Gedung MNC Tower Jakarta, Senin, 16 November 2009.

Menurut dia, dalam 100 hari Departemen ESDM juga harus tegas mengatur regulasi tentang alokasi jaminan pasokan dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) gas dan batu bara bagi pembangkit PLN, sehingga pasokan energi pembangkit PLN terjamin dan biaya pokok penyediaan (BPP) PLN
dengan harga jual listrik tidak terlalu jauh perbedaannya.

"Kalau tidak bisa memenuhi ganti saja," kata Agus.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial