VIVAnews - PT Perusahaan Listrik Negara menyatakan akan membeli listrik sebesar 37 Megawatt dari PT Bekasi Power Jababeka. Pembelian listrik ini untuk mengurangi dampak pemadaman akibat rusaknya trafo Cawang.
"Daya akan mengalir ke PLN sekitar 14 hari lagi," kata Direktur Operasi Jawa-Bali PLN, Murtaqi Syamsuddin, dalam keterangannya di Jakarta, Senin 9 November 2009.
Menurut dia, kontrak pembelian listrik berlaku selama dua bulan, dan bisa diperpanjang. Selain itu PLN juga telah membeli excess power dari PT Argopantes sebesar 2 MW. Saat ini daya Argopantes sudah mengalir ke sistem kelistrikan Jakarta.
Dia mengatakan, kekurangan pasokan listrik Jakarta dipicu oleh kebarakan trafo di Gardu Induk Cawang beberapa waktu lalu. Saat ini PLN sedang berupaya penuh mengaktifkan kembali trafo pengganti di Cawang.
Trafo pengganti dan semua peralatannya sudah didatangkan ke Gardu Induk Cawang dan sedang dalam proses perakitan. Targetnya, pertengahan Desember trafo pengganti akan mulai beroperasi.
Dalam jangka menengah, PLN akan penguatan struktur jaringan secara menyeluruh di Jakarta. Salah satunya dengan menambah trafo masing-masing sebesar 500 MVA pada semua Gardu Induk Utama yang memasok listrik Jakarta, yaitu di Cawang, Bekasi, Gandul, dan Kembangan. "Ini sangat mendesak," katanya.
Program penambahan trafo sudah mendapat persetujuan pemerintah. Pengerjaannya diperkirakan memakan waktu 24 bulan.
hadi.suprapto@vivanews.com