McDonald's Minta ToniJack's Ditutup

Bambang Rachmadi secara tegas mengabaikan permintaan tersebut.

Jum'at, 6 November 2009, 18:48 WIB
Hadi Suprapto
Mcdonald (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Pengusaha Bambang N Rachmadi menyatakan pihak McDonald's Corporation meminta dirinya menghentikan operasi restoran ToniJack’s. Bambang merupakan mantan mitra McD di Indonesia sebelum McD Indonesia dibeli Grup Sosro.

Menanggapi itu, Bambang secara tegas mengabaikan permintaan tersebut. Menurut Bambang, permintaan penutupan terjadi karena ketakutan McD terhadap ToniJack’s yang diyakini mereka akan merebut konsumen McD.

ToniJack’s didirikan karena terjadinya pencabutan hak waralaba yang dimiliki Bambang oleh McD Corp. Sebanyak kurang lebih 1.500 orang karyawan dan para supplier terancam kehilangan mata pencaharian.

Menurut Bambang, dengan berbekal pengalaman selama 19 tahun, wajar apabila kehadiran ToniJack’s sebagai ancaman bagi McD.  

“Permasalahan dengan McD AS adalah tanggung jawab saya. Sama sekali tidak ada korelasinya dengan ToniJack’s,” kata Bambang dalam keterangannya yang diterima VIVAnews, Jumat 6 November 2009.

Direktur Utama ToniJack’s Indonesia Didit Permana menyampaikan, ToniJack’s tidak khawatir dan siap bersaing. Khusus untuk permasalahan McD dengan Bambang, dia menjelaskan, tuntutan McD salah alamat.

"Tidak seharusnya McD meminta ToniJack’s ditutup," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, VIVAnews belum mendapat konfirmasi dari pihak McD.

hadi.suprapto@vivanews.com



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Cassandra
18/02/2010
bener ya! gmana kalo kita balik tuntut aja perusahaan transnasional untuk ditutup ??
Balas   • Laporkan
tj
07/11/2009
boten-boten aja nich amerika, udah tidak usah ngatur-ngatur ini bukan negara jajahan loh. pak bambang maju terus saya dukung bapak full
Balas   • Laporkan
syam
06/11/2009
bagaimana kalau dibalik saja. perusahaan lokal desak perusahaan transnasional ditutup?!
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ