Bisnis

Swasembada Gula Mentah, Butuh 15 Pabrik

Karena itu, dibutuhkan kucuran investasi US$ 1,87 miliar.

Jum'at, 6 November 2009, 17:53 WIB
Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini
Pabrik gula di Kediri (Arief Priyono)

VIVAnews - Pemerintah bersama pengusaha sedang menyusun matriks dan cetak biru strategi menuju swasembada gula mentah (raw sugar).

Sekretaris Jenderal Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia Suryo Alam menjelaskan, total kebutuhan nasional untuk raw sugar secara lahan mencapai 300 ribu hektar.

"Untuk itu membutuhkan setidaknya 15 pabrik dengan kapasitas 10 ribu ton cane per day (TCD)," kata Suryo usai rapat dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat di kantor Departemen Perindustrian Jakarta, Jumat, 6 November 2009.

Dengan demikian, dibutuhkan kucuran investasi setidaknya US$ 1,875 miliar mengingat untuk membangun setiap pabrik gula mentah membutuhkan US$ 125 juta atau Rp 85 juta per hektar.

"Setiap tahun kita bisa bangun 3 pabrik sehingga membutuhkan waktu sampai 5 tahun ke depan agar bisa swasembada," ujarnya.

Program swasembada gula mentah tersebut diusulkan masuk dalam prioritas program kabinet mengingat arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menginginkan revitalisasi pabrik gula.

Direktur Eksekutif Asosiasi Gula Rafinasi M Yamin Rachman menjelaskan dengan membangun pabrik gula mentah sendiri, maka industri rafinasi memberikan kontribusi untuk mengurangi impor.

hadi.suprapto@vivanews.com


• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial