Bisnis
National Summit

Mustafa: Rencana IPO Masuk Program 100 Hari

Diharapkan, masukan dari pelaku usaha bisa jadi pertimbangan kementerian BUMN.

Kamis, 29 Oktober 2009, 13:13 WIB
Antique, Syahid Latif
Mustafa Abubakar (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal memaparkan program privatisasi melalui mekanisme penawaran umum perdana (IPO) saham dalam National Summit. Diharapkan masukan dari pelaku usaha bisa jadi pertimbangan kementerian.

"IPO termasuk dalam program kerja juga," ujar Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar disela National Summit, Pancoran, Kuningan, Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2009.

Menurut Mustafa, selain IPO, pihaknya juga akan memaparkan sejumlah program kerja kementerian BUMN dalam National Summit yang berlangsung hari ini di Ritz Carlton, SCBD, Jakarta.  "Ada banyak, dokumen kiat ada sekian item," ujarnya.

Dia berharap, dengan pemaparan tersebut pihaknya akan memperoleh informasi seputar kesanggupan serta konsekuensi sektoral. Bila program tersebut dianggap layak dan disambut publik, pihaknya akan segera melaksanakan program tersebut.

Terkait rencana penambahan komoditas yaitu minyak goreng dan kedelai yang bakal menjadi kewenangan Perum Bulog, Mustafa berharap pada 2010 rencana tersebut dapat terealisasi.

Dengan catatan, kewenangan yang ada di Bulog bukan hanya terbatas pada agen penjual melainkan badan yang mengelola kedua komoditas tersebut.

"Dalam anggaran APBN 2010 memang belum ada, tapi kami berharap dapat dimasukan dalam APBN-Perubahan 2010," ujar Mustafa.

Mustafa menambah, peran Bulog dalam penanganan kedua komoditas tersebut dianggap akan sangat membantu. Pasalnya, Bulog memiliki jaringan distribusi yang sangat luas serta diharapkan mampu melakukan upaya stabilisasi harga.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews
Rating
Komentar
vicky
09/12/2009
Asal pak menteri jangan terlalu banyak berkoar2 dulu sebelum yakin benar mana yang mau IPO, tiba2 ngak jadilah kaya pertamina, tertunda nga jelas kapan kaya merger antara KAEF,INAF,PHAPROS,BIOFARMA...yang sampe detik ini ngak jelas juntrungnya...klo ngak
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau 
  
webtorial