VIVAnews - PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mencatat penurunan laba bersih sebanyak 9,7 persen menjadi Rp 110,5 miliar hingga kuartal III-2009.
Menurut Presiden Direktur/CEO TCID Tatsuyoshi Kitamura, penurunan laba bersih perseroan akibat membengkaknya beban pokok penjualan dan operasional.
"Perseroan sebenarnya mencatatkan kenaikan penjualan sebesar Rp 1,05 triliun, naik 6,4 persen dari kuartal III-2008 yang hanya Rp 986,2 miliar," kata dia dalam keterbukaan informasi perseroan kepada Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2009.
Kitamura mengakui, kenaikan penjualan tersebut terutama disumbang penjualan domestik yang memberikan kontribusi sebesar 74 persen dari total penjualan.
Penjualan domestik itu sendiri naik 8,1 persen menjadi Rp 787,7 miliar dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 728,9 miliar. Adapun ekspor yang meningkat lima persen menjadi Rp 267 miliar dari sebelumnya Rp 257,2 miliar memberikan kontribusi sebanyak 26 persen.
Namun, dia mengatakan meningkatnya laju pertumbuhan penjualan tidak diikuti turunnya beban pokok penjualan dan beban operasional. Pasalnya, beban pokok meningkat 5,7 persen menjadi Rp 627,9 miliar pada kuartal III-2009 dari sebelumnya Rp 358,3 miliar.
Sementara itu, beban operasional naik 20,4 persen dari Rp 185,5 miliar menjadi Rp 222,1 miliar.
"Kenaikan beban operasional terutama diakibatkan oleh naiknya beban iklan dan promosi," katanya.
Kitamura menuturkan, kegiatan untuk iklan dan promosi perusahaan pada kuartal III tahun ini naik 33,2 persen menjadi Rp 116,1 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 87,2 miliar.
Hal itu, menyebabkan laba usaha perseroan turun 6,1 persen menjadi Rp 163,2 miliar dari sebelumnya Rp 173,8 miliar.
antique.putra@vivanews.com